<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441</id><updated>2011-04-21T17:49:11.832-07:00</updated><title type='text'>www.dmpfkguh.blogspot.com</title><subtitle type='html'>teras klinik : rumah bekerja,menaungi jiwa, tumbuh bersama,tidak saling melemahkan !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-113628019205366441</id><published>2006-01-03T01:21:00.001-08:00</published><updated>2006-01-03T01:23:12.063-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-113628019205366441?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/113628019205366441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=113628019205366441' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/113628019205366441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/113628019205366441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2006/01/blog-post_03.html' title=''/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-112419288547626872</id><published>2005-08-16T04:42:00.000-07:00</published><updated>2005-09-02T05:26:36.136-07:00</updated><title type='text'>Mulut</title><content type='html'>Setelah beberapa kali mencoba menulis, akhirnya pada kesempatan ini saya mencoba menggoreskan apa yang ada dalam benak saya………&lt;br /&gt;Entah tulisan ini apa isinya?&lt;br /&gt;Tapi yang jelas ini bukanlah bermaksud konser dihadapan siapapun yang membacanya sekarang…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut; ? sampai hari ini tetap jadi misterius buat saya..&lt;br /&gt;Karena bagaimanapun kecilnya dia, tetap mampu menyimpan segudang obsesi…&lt;br /&gt;Saya, anda, para pendahulu pemerhati kedokteran gigi..&lt;br /&gt;Dulu,kini, dan sekarang…..&lt;br /&gt;Menyimpan sejuta mimpi….&lt;br /&gt;Mimpi yang indah….&lt;br /&gt;Kita; Bisa hidup dari Mulut….bahkan bukan sekedar hidup (bernafas), tapi mungkin bisa membuat seseorang jadi kaya..&lt;br /&gt;Tapi, bagaimanapun kelebihan itu didapatkan dari “mulut”&lt;br /&gt;Tetap saja dia (mulut), tak mampu memenuhi obsesi “dunia”.sebagaimana kita membandingkan begitu besarnya “Dunia” dibandingkan “mulut”&lt;br /&gt;Apalagi mengharapkan sesuatu diluar dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang membuat saya heran, jangankan “dunia” yang besar, “Mulut” saja yang kecil&lt;br /&gt;Memiliki kemampuan ideologis…..&lt;br /&gt;Mampu membuat paradigma atau cara memandang sesuatu…&lt;br /&gt;Untuk dikatakan cantik atau cakep, mestinnya anda mempunyai gigi yang teratur, so jangan khawatir ada perawatan orto….&lt;br /&gt;Tapi ini belum seberapa, bahkan “mulut” mampu membuat orang terkadang hampir tidak manusiawi lagi?&lt;br /&gt;Di teras klinik kandea sana, anda harus berbangga semu,  karena “ si mulut” anda harus membiayai pasien yang anda rawat, jangan lupa kawan, kalau mereka dirawat lama, mungkin mereka belum sarapan….&lt;br /&gt;Untuk lebih profesional lagi antar pasien,ta antarki pulang kodong……nanti smaputki…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mulut sangatlah angkuh, kadang membuat kita takut pada seseorang…&lt;br /&gt;Buat kawan-kawan yang maju gondrong ujian, jangan takut;karena kadang teman-temanpun mendapat soal ujian yang ( Gondrong juga)…&lt;br /&gt;Tapi buat kawan yang terpaksa bureng, tetap semangat; dan usahakan jangan sampai lupa menjaga “mulut”sendiri.&lt;br /&gt;Jangan pernah terbata-bata ataupun gerimis kalau bicara.&lt;br /&gt;Karena kalau demikian, mungkin ada indikasi “kelainan Mulut”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut selalu menjadi bahan diskusi yang menarik, di kandea sanalah tempatnya…&lt;br /&gt;Hampir tiap hari diseminarkan, bahkan karena ”mulut” anda bisa menangis…&lt;br /&gt;Menangis karena seminarnya dibatalkan (minimal menangis batin,ta), semua karena membahasakan perihal mulut yang gagal, yang tidak sesuai dengan bahasa yang keluar dari “mulut” si penguji seminar…&lt;br /&gt;Atau mungkin penampilan anda yang kurang menarik, yang grogi dan penuh keringat….atau barangkali lipstik anda yang murah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana, di RSGM ( sebagaimana tertulis ) yang hampir runtuh, dari berbagai “mulut” yang ada, “mulut” membentuk hirarki kekuasaan….&lt;br /&gt;Kadang Ada “mulut” yang arogan….&lt;br /&gt;Ada “mulut” hanya mampu diam tanpa ekspresi apa-apa, bahkan senyumpun susah, apalagi senyum yang mengenakkan hati..&lt;br /&gt;“mulut” yang (sendu)pun ada[ senang duit) maksudnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya terkadang “mulut” membuat kita jenuh&lt;br /&gt;Bukan karena membuat saya,anda,dan kita menjadi miskin…&lt;br /&gt;Tapi karena seberkuasa apapun “mulut”&lt;br /&gt;“mulut” pada akhirnya tidak mampu menjawab semuannya&lt;br /&gt;karena dia”mulut” tidak sebesar yang lain…&lt;br /&gt;dia sebenarnya kecil,kecil sekali…&lt;br /&gt;sebagaimana ruang pulpa yang kecil…&lt;br /&gt;Tapi, kelak, mudah-mudahan “mulut” , selain Oral hygiene yang terjaga&lt;br /&gt;Mampu membuat “dunia” ini damai…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                     Rustan Ambo Asse&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-112419288547626872?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/112419288547626872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=112419288547626872' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/112419288547626872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/112419288547626872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/08/mulut.html' title='Mulut'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-112419178806725382</id><published>2005-08-16T04:02:00.000-07:00</published><updated>2005-09-02T05:29:25.870-07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa, moral force</title><content type='html'>Mahasiswa, Moral Force , dan Eksistensi Perguruan  TinggiKonon dalam sejarah  perubahan sosial……&lt;br /&gt;Dari berbagai Barisan yang ada..&lt;br /&gt;Mahasiswa muncul dengan wajah yang unik dan khas…&lt;br /&gt;Mungkin inilah “ terjemahan Hati nurani”&lt;br /&gt;Tidak ada yang mesti kita banggakan &lt;br /&gt;Sebelum hidup ini damai&lt;br /&gt;Karena kita lahir mempunyai tujuan&lt;br /&gt;Tujuan yang sekaligus pilihan, paling tidak diam atau berkata benar?&lt;br /&gt;Dunia Kampus, adalah dunia dimana terbayang berbagai macam aktivitas intelektual, Dunia yang penuh kesibukan, dunia di mana setiap mahasiswa diharapkan untuk mandiri, mampu berfikir kreatif, serta menjadi cerminan Sosok ideal orang terpelajar. !!! , Nuansa Heroisme dan Romantisme begitu melekat dalam diri sebagian mahasiswa.! Kontradiksi perpeloncohan dangan defenisi “ Manusia” untuk harus diperlakukan sebagai manusia bukanlah pertanyaan!! Karena yang kadang bertanya selalu dari golongan minoritas.&lt;br /&gt;Dalam historisitas kemahasiswaan, senantiasa menjadi diskursus sosial tentang peran serta mahasiswa dalam berbagai proses perubahan sosial, dan otentisitas sejarah tentangnya memberi tempat tersendiri untuk senantiasa menarik dibicarakan, entah itu di komunitas mahasiswa sendiri ataupun diberbagai macam komunitas sosial. Meskipun sangat jarang menjadi diskusi publik di berbagai media yang ada.&lt;br /&gt;Refleksi Historisitas Kemahasiswaan; Sebuah Wacanan Klasik !&lt;br /&gt;Meskipun cenderung hal ini klasik didiskusikan ; tapi paling tidak , kita mencoba menelaah lebih kritis lagi, tentang sebuah peranan Heroik; yang selalu diwacanakan sebagai otoritas pada diri komunitas yang namannya mahasiswa. Fenomonologi kekinian sebagai realitas faktual dan aktual yang sering hadir ditengah-tengah masyarakat yang kini banyak mengeluh dengan berbagai macam aksi demonstrasi. Dan dari hal ini sebetulnya kita harus sadar; bahwa ada pergeseran nilai ; dimana kekuatan eksponen mahasiswa  tidak lagi memberikan banyak harapan bagi perubahan masyarakat. &lt;br /&gt;Demonstrasi mahasiswa begitu massif, seolah-olah  ini hanya pekerjaan rutinitas: Nuansa militansi dan dorongan hati nurani yang berani dan lembut kini berubah menjadi mitos.  Semua terkadang ibarat berkaca mata kuda, lupa akan keluhan sopir pete-pete yang pada saat bersamaan merasa dirugikan., lupa akan para pengguna jalan yang merasa dihambat aktivitasnya, dan mereka yang demonstrasi cenderung anarkis, seolah-olah ini bukan lagi persoalan “kebenaran “ tapi ini adalah persoalan siapa yang kuat dan siapa yang lemah. Sehingga dari kejadian-kejadian seperti ini sangat jarang dari berbagai aksi demonstrasi yang ada tidak terjadi mutasi isu. Isu yang lantas melindungi kepentingan si invisible Man.&lt;br /&gt;Sejarah peranan mahasiswa dalam eksisitensinya sebagai bagian dari perubahan sosial yang ada, senantiasa memberikan berbagai macam stimulan heroisme pada diri mahasiswa, dan mungkin terkadang merasa memiliki otoritas “ atas nama rakyat”. Runtuhnya rezim sukarno , meskipun “kedirian” mahasiswa sebagai agent perubahan tersebut tidak berdiri sendiri, dan ada yang mensinyalir akan besarnya pengaruh kekuatan militer, tapi yang pasti sebuah perubahan social membutuhkan kesadaran kolektif, entah itu sipil, militer, buruh, petani, dan yang lainnya. Sebagaimana kita mengharapkan spirit social akan cita-cita kesejahteraan bersama, sehingga tidak ada lagi yang menindas dan merasa tertindas.&lt;br /&gt;Dan kesadaran yang dimaksud adalah kesadaran kritis yang massif, yang membutuhkan “kebebasan logika” menerjemahkan interpretasi keadilan , kemakmuran, kesejahteraan rakyat terhadap realitas sosial hari ini. Dalam tinjauan Paulo Freire terhadap bentuk-bentuk kesadaran yang ada, inilah bentuk kesadaran kritis; kesadaran yang tercerahkan dan mampu membuat perangkat analisis terhadap sebuah fenomena apapun, Pendidikan yang didapat dari proses bersekolah dapat berguna bagi diri dan masyarakatnya.  &lt;br /&gt;Interpretasi terhadap historisitas pergerakan kemahasiswaan tentunya dimiliki oleh setiap orang; terlebih lagi konteks sekarang, Bahwa berbagai macam aksi demonstrasi sebagai salah bentuk metodologi Srategi dan taktik mereka, cenderung menimbulkan resistensi masyarakat, aksi yang pada awalnya katannya memperjuangkan rakyat, berbalik arah banyak merugikan rakyat. Seolah-olah apa yang mahasiswa lakukan tidak lebih dari rutinitas semata.&lt;br /&gt;Tentu saja potensi ini tidak hanya hadir di era sekarang, tapi dalam sebuah proses perubahan , Rasionalisasi atas segala sesuatu bukanlah segala-galanya, tapi secara sosiologis ada variabel “psikologi sosial “ yang kemudian kadang mengawali responsibility seseorang terhadap apa yang kita interpretasikan; termasuk berbagai macam fenomena sosial.&lt;br /&gt;Sehingga ; bahwa masyarakat kurang bahkan tidak senang aksi yang sporadis, itu tidak menutup kemungkinan variabel inilah yang berperan , dalam artian mereka bukan tidak menerima dari sisi rasionalisasi isu, tapi karena mereka dirugikan secara psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekonstruksi  “ Fungsi Mahasiswa “ : Antara Moral force Murni atau keharusan Politik praktis ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan ini senantiasa  menghantui setiap  paradigma kemahasiswaan, patron ideal yang kemudian menjadi frame pergerakan; seolah-olah menjadi permainan issu yang selalu berevolusi di kandang sendiri, tanpa berani membuat sebuah “political will” untuk keluar dari kontradiksi internal ini. Fenomonogi yang muncul kemudian adalah mahasiswa miskin gebrakan, interest group yang kental, munculnya trend mahasiswa hedon, dan yang terpenting adalah takut untuk berkata tidak terhadap kezaliman.&lt;br /&gt;Moral force, menjadi sebuah identitas bagi mahasiswa; dimana mereka senantiasa muncul dalam berbagai momentum anomaly social  yang ada, dan bertekad untuk memediasi arah perubahan social. &lt;br /&gt;Dan batasan berpolitik praktis, dalam defenisi mahasiswa tidak lebih hanya dalam kerangka metodologis, bukan visi ideologis; dalam artian ikut larut dalam interest group yang ada, tapi, bagaimana mahasiswa menjadi mediator wacana yang ada sehingga tidak terjadi ketidakadilan.&lt;br /&gt;Demikian juga dengan keruntuhan rezim orde baru, yang juga konon banyak keterlibatan tokoh-tokoh reformis yang mungkin pada saat itu menjadi aktor intelektual perubahan besar ini,; &lt;br /&gt;Mungkin saja pengalaman sejarah buram inilah, yang kemudian menjadi stimulan untuk berkata bahwa  sudah saatnya untuk terjun langsung dalam aktivitas politik kenegaraan. Untuk merubah system katannya kita harus masuk ke system tersebut.&lt;br /&gt; Ada hal yang lebih esensial untuk tidak sekedar menganggap perubahan yang ada sebagai perubahan mekanistik; meminjam analisis Gramsci; Bahwa bagaimana pengaruh superstruktur ideologis dalam merekayasa perubahan dilupakan oleh marx dalam  materialisme historisnya, sehingga; seolah agama, budaya,ideologi serta sesuatu yang non material tidak punya peran apa-apa.&lt;br /&gt;Demikian juga dengan paradigma kita terhadap pilihan keterlibatan eksponen mahasiswa, antara mitos moral force dan politik praktis selalu menjadi wilayah perdebatan, dan pemenangnya sangat tergantung asumsi retoris dan kemampuan merasionalisasikan, tapi setidaknya ada yang perlu kita ingat; bahwa hal itu bukan prioritas yang lantas kemudian menguras energi dan pikiran untuk selalu menjadikannya problem. Dan batasan aktivitas politik yang mesti kita sepakati adalah “ Jangan pernah menjadi underbow partai politik apapun; karena itu yang akan membawa perjuangnan kita pada suatu pemihakan golongan” disadari atau tidak ; hukum ini yang akan berlaku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perguruan Tinggi; Reorientasi dari paradigma bisnis ke pendidikan memanuasiakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman yunani kuno pendidikan dimulai dengan nama schola yang artinnya “ waktu Senggang” dimana konon orang-orang menitipkan anaknya kepada orang terpelajar yang sekaligus tetangganya untuk belajar. Dan orang-orang yang menitipkan anaknyapun kemudian menyisihkan sejumlah penghasilannya untuk Guru dari anak mereka. Jadi mestinya disadari bahwa komersialisasi pendidikan bukan starting pointnya dari sekarang, tapi sejarahpun memberikan konstribusi factual akan realitas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan yang mestinya menurut Paulo freire “ memanuasiakan manusia” kini menjadi variabel tak mandiri dan dependen  dalam sebuah konstruksi social, tapi ia adalah salah satu instrument  kapitalisme global yang justru akan mereduksi hakikat eksistensi pendidikan.&lt;br /&gt;Nah; konsekwensi selanjutnya yang akan muncul adalah Negara dan pasar menganggap pendidikan adalah sebuah ancaman sekaligus peluang. Dianggap ancaman karena pendidikan bisa melahirkan kaum intelektual yang kritis terhadap eksisitensinya, serta dianggap peluang karena dia adalah komoditas bisnis yang menjajikan, sehinggah kalau kini pendidikan mengalami kapitalisasi dan komersialisasi, di mana peranannya kita ‘” yang sampai kini keseringan eforia dan lebih banyak berteriak tentang ketidakadilan di luar kampus. Mestinya ada komparasi kemampuan analisa lingkungan eksternal dan internal sebagai salah satu penguatan kerangka perangkat analisis sekaligus metodologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang bagaimana implikasi cultural konsep kapitalisasi pendidikan terhadap “ Social character” mahasiswa , tentunya akan dominant pembentukan masyarakat “hedon” disamping pada hakikatnya akan menjauhkan tujuan pendidikan yang sebenarnya. &lt;br /&gt;Dalam sebuah tinjauan wacana kritis,; Mungkinkah proyek kapitalisasi dan komersialisasi pendidikan sengaja disuntikkan kedunia pendidikan, agar Negara dan Pasar yang menindas tetap berkuasa? Entahlah ;.,….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Integralisme Budaya Intelektual &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampus sebagai patron intelektualitas harus berani merubah diri, cerminan destruktif yang terkadang dipopulerkan beberapa kampus dalam bentuk ekspresi layaknya kaum barbar, mestinya menjadi referensi utama untuk berkaca, bahwa ini adalah sebuah fenomena yang kontradiktif pada dunia kampus? Siapapun pasti membenarkannya, dan terkadang masyarakat awam lebih cerdas dan kritis terhadap hal ini. Dan mahasiswa seolah-olah menjadikannya suatu kebanggan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perihal kultur kampus; melihatnya secara integral sebagai suatu kesatuan yang saling mempengaruhi adalah sebuah kemestian. Penerimaan Mahasiswa Baru sebagai metodologi simbolisasi perekat kebersamaan pada diri mahasiswa mestinnya ditinjau ulang, paling tidak kitapun mampu menjawab pertanyaan” Apakah metode ini mampu membentuk social karakter positif progresif sesuai dengan hakikat kemahasiswaan? Ataukah ini hanya rutinitas pelampiasan super ego kita terhadap  begitu banyaknya kekerasan tidak nampak yang sering  dialaminya di kampus ? benar atau tidaknya pilihan tergantung pada keberanian kita memberi kebebasan pada “ Logika  dan nurani “ untuk menilai;.karena disadari atau tidak ;  “ Mahasiswa “ adalah produksi konstruksi Budaya kampus! Dan berbicara tentang budaya ini, tentunya terkait dengan semua aktivitas berfikir,bertindak, serta berbagai macam relasi doktrin kampus yang saling mempengaruhi; hingga sampai pada titik “kebuntuan Berfikir” dan menjadi apatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tradisi pengkaderan seolah-olah harus dievaluasi; problem kapasitas kekaderan terutama militansi dan Sense of crisis menjadi langkah, STRATAK ( sarategi dan Taktik ) mahasiswa begitu mudah dipermainkan oleh issu-issu superficial, sehingga muncullah istilah lata terhadap issu. Di sisi lain Dosen dan siapapun yang mengatasnamakan diri sebagai stakeholder dominan harus memiliki spirit kesadaran seperti di atas; karena relasi –relasi yang terbentuk mestinnya tidak terfragmentasi sebagai ada penguasa dan ada yang dikuasai tapi paradigma “ Intelektual Force “ harus dimiliki sebagai potensi yang harus dimunculkan. Kekuatan ini tidak muncul dengan sendirinya, tapi perlu sebuah rekayasa , yang tentunnya termulai dari perubaan kerangka berfikir kita semua.&lt;br /&gt;Para guru besar, dosen ,dan mahasiswa sibuk dengan berbagai macam penelitian sesuai dengan bidang ilmu dan profesi masing-masing; tapi belum pernah ada yang berani meneliti bagaimana tingkat keberhasilan pendidikan tinggi, terlebih lagi, korelasi positif antara kemampuan professional keluaran pendidikan terhadap urgensi kebutuhan public; Adanya peristiwa pemalsuan ijazah bagi para politisi busuk di Negara inipun telah menginjak-injak penghargaan terhadap kapasitas intelektual yang notabene mesti kita jaga bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharusan Mengubah Diri sejak Dini; antara Problem Kultural atau  Problem Struktural? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin perlu kita sepakati bahwa generasi tua nantinya akan diganti oleh para generasi muda untuk menuju masyrakat yang berdaulat, mereka yang tua dan berpendidikan akan diganti oleh yang para pemuda yang lebih berpendidikan ; Nah pertanyaan yang muncul “ jika hari ini pendidikan berada dibawah kekuasaan “invisible Man “ kekuasaan Pasar dan Negara, maka bagaimana carannya untuk keluar dari belenggu ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah perubahan, tentunya membutuhkan unsur rekayasa; karena problem ini bersifat sosial maka metodologi dan hasil yang kita harapkan harus bermuara pada frame konteks sosial yang ada. Konflik –konflik internal kampus adalah sebuah kelemahan yang dimanfaatkan oleh; baik itu nagara maupun pasar dalam penciptaan kapitalisasi pendidikan. Konflik ini harus usai, dan jika trend politik  yang ada bermaksud melanggengkan tradisi ini demi interest Groupnya, maka suatu saat kampus ini akan menuju pada fase di mana orang-orang akan bertanya “ ini; kampus atau Hutan belantara ? dan yang bertanya bukan siapa-siapa ‘ tapi kita sendiri ,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu pengetahuan yang kita serap, mungkin asyik kita coba dikampus sendiri , agar kelak diluar lebih teruji; kalau dikampus ini kita tidak terbiasa dengan korupsi, maka kelak ketika di masyarakat pun tidak korupsi. Dan mahasiswa harus bersusaha mengeliminir hal-hal yang tidak ngonteks di kampus; supaya mahasiswa mempunyai kapasitas dan pantas berbangga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Struktur kelembagaan dan manajemen kampus mestinya memprioritaskan  “ Core Value” sehingga patron nilai yang diproduksi tidak absurd; Nilai keadilan adalah hal yang paling berkaitan dengan bagaimana karakter kampus; Apakah kampus ini menindas atau tidak? Dan begitu juga dengan proses demokratisasi kampus , dimana hak Azasi siapapun diakui dan dihargai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya warna pergerakan mahasiswa dikampus, adalah hal yang lumrah ketika secara internal kampus,tidak bisa berkutik terhadap pressure eksternal, dan secara internalnya muncul berbagai macam warna ideologisasi yang menganggap mahasiswa adalah sebuah  identitas yang paling strategis; salahkah ini ? Entahlah, tapi yang pasti sepertinnya lebih indah bila sekeliling kita dipenuhi oleh wajah-wajah perikemanusiaan tanpa ada yang tidak merdeka!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nama : Rustan Ambo Asse,S.KG&lt;br /&gt;T.T.L : Wajo, 10 Oktober 1979&lt;br /&gt;H P    : 081524026118&lt;br /&gt;Pengalaman Organisasi &lt;br /&gt;Intra Kampus: 1. Presidium Maperwa FKG UH 2000&lt;br /&gt;     2. Pengurus Majelis Tertinggi Mahasiswa LEMA UH 1999/2000&lt;br /&gt;     3. Sekum Senat Mahasiswa FKG UH 2000/2001&lt;br /&gt;     4. Ketua Umum Dewan Mahasiswa Profesi FKG UH 2005/2006&lt;br /&gt;EkstraKampus 1. Pegurus HMI Komisariat FKG UH Cabang Maktim 1999&lt;br /&gt;     2. Pengurus HMI Cab. Maktim 2001&lt;br /&gt;Riwayat Pengkaderan Kemahasiswaan&lt;br /&gt;Intra Kampus  1. LKMM-TD SEMA FKG UH 1999&lt;br /&gt;    2. LKMM-TM BEM FK UH 2000&lt;br /&gt;    3  LK III LEMA UH tahun 2000&lt;br /&gt;EkstraKampus 1. Basic Training HMI KOM.FKG UH 1999&lt;br /&gt;     2. Intermediate Training HMI Cabang MAKTIM 2001&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-112419178806725382?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/112419178806725382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=112419178806725382' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/112419178806725382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/112419178806725382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/08/mahasiswa-moral-force.html' title='Mahasiswa, moral force'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-112176509504744029</id><published>2005-07-19T01:56:00.000-07:00</published><updated>2005-07-19T02:24:55.056-07:00</updated><title type='text'>Gaung</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;''Bagaimana pun  kemiskinan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  jangan sekali-kali menjadikannya alasan "&lt;br /&gt;            ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; mengapa tidak boleh meneriakkan gelisah? padahal ada langit tempat berteriak?&lt;br /&gt; padahal kita punya teman? padahal kita punya suara yang keras? padahal kita bisa?&lt;br /&gt; siapa yang kita wakili atas teriakan yang selalu kembali seperti gema dan memantul seperti mengejek?&lt;br /&gt;            ...........&lt;br /&gt;  sebab berteriak tidak menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;  sebab semua yang kita punya tidak untuk mendengar teriakan, dia langit, dia teman, atau apapun.&lt;br /&gt;  tenang.tenanglah semua ada muaranya.&lt;br /&gt;  tidak lama lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                                       Muhammad Yusran Mukrim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-112176509504744029?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/112176509504744029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=112176509504744029' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/112176509504744029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/112176509504744029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/07/gaung.html' title='Gaung'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-111487064034342948</id><published>2005-04-30T03:52:00.000-07:00</published><updated>2005-04-30T07:31:32.343-07:00</updated><title type='text'>penuh motif</title><content type='html'>bagi pendatang baru, akan terasa lain.&lt;br /&gt;jangan selalu bertanya: bagaimana pasien?sudah jalankah?&lt;br /&gt;sebab pada beberapa orang,pasiennya bukan jalan lagi tapi sudah lari !&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;konon agar segala sesuatunya lancar kita harus lincah memaknai situasi.cerdas melihat peluang. apapun itu. bagi yang ingin pasien datang harus selalu standby di teras klinik.bagi yang ingin kelihatan rajin harus selalu stand by di depan supervisor. bagi yang tidak punya pasien silahkan stand by di Pak Mambo atau di warung sallow!&lt;br /&gt;harus percaya diri untuk ikut melihat pasien teman...&lt;br /&gt;harus percaya diri untuk selalu mencetak lalu ditinggalkan pada akhirnya!&lt;br /&gt;harus bisa percaya diri untuk hanya sekedar melintas tanda sudah datang...&lt;br /&gt; harus penuh motif.&lt;...&gt;&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;bahkan motif merah yang ada di bibir !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-111487064034342948?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/111487064034342948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=111487064034342948' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111487064034342948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111487064034342948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/04/penuh-motif.html' title='penuh motif'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-111392696242938616</id><published>2005-04-19T08:57:00.000-07:00</published><updated>2005-04-19T09:09:36.573-07:00</updated><title type='text'>bersama Co-Ass baru</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:85%;"&gt;seharian ini, sehabis &lt;em&gt;coaching &lt;/em&gt;meskipun lelah, seharian keliling ke ujung kota: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;judulnya adalah menemani CoAss baru; kawan kami. menemaninya melengkapi peralatan kliniknya.dia begitu bersemangat. jelas sekali kelihatan.sejak ia mentrakatir sampai pilihan kata yang ia lafalkan sepanjang perjalanan, semua begitu bersemangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;mendatangi banyak toko dan di setiap kali lebih banyak mendengar usulan ataupun gagasan.lalu menimpali dengan lebih bersemangat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;lalu teringat dengan partnerku di Prost; tiba-tiba aku merasa begitu bersalah.( sori pake kata &lt;em&gt;aku)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;.......&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;Nyatalah bahwa yang dibagi dalam hidup ini sesungguhnya adalah kebahagiaan. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;bukan kebencian&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-111392696242938616?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/111392696242938616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=111392696242938616' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111392696242938616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111392696242938616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/04/bersama-co-ass-baru.html' title='bersama Co-Ass baru'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-111392421282660982</id><published>2005-04-19T07:01:00.000-07:00</published><updated>2005-04-19T08:30:17.793-07:00</updated><title type='text'>ruang ketidakterdugaan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:85%;"&gt;jarang ada yang memandangi bangunan itu dari jauh, atau mungkin perasaanku saja yang mengatakan begitu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;setiap kali mendatangi bangunan tua itu, selalu saja lebih dulu diramaikan banyak orang. dikejauhan akan tampak selalu dipenuhi banyak orang berbaju putih. Putih yang tampak beragam ternyata, konon menandakan usia yang memakainya. Seperti putih yang dikenakan gedung tua itu: putih yang sudah kelam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;Sesekali mencoba datang lebih dini sekedar ingin merasakan seperti apa jika sendiri saja di gedung ini?, ternyata tidak seterasing ketika suatu kali sempat tertidur di bangku terasnya, lalu ketika terbangun sudah tidak ada siapa-siapa lagi. hening seperti terbunuh!. Benda seperti kursi yang selalu diperebutkan saban pagi , diam berjejer tak teracuhkan. Kursi yang bisa membuat dua atau bahkan lebih orang tiba-tiba menjadi berjauhan hati. Benda yang tidak bisa dimengerti, seperti ruangan yang membagi gedung ini, sebenarnya sukar dikatakan luas tapi justru banyak orang senang berteriak. Bukankah teriakan itu alamat hati yang berjauhan ?. Tapi sekarang gedung tua itu jika sudah petang begitu tampak tidak bersemangat seperti beberapa orang berbaju putih yang duduk di sudut ruangan tadi siang. Entah siapa yang mempengaruhi siapa, padahal sebenarnya yang kita punya cuma semangat lalu jika itu sudah hilang?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;Tepat di sebelah kanan gerbang ada plakat prasasti berbahasa tempo dulu. jarang ada yang membacanya, mungkin karena di situ orang selalu bertubrukan jadi tak sempat untuk membacanya lagi. Langit-langitnya sudah mau runtuh sewaktu-waktu akan menimpa mereka yang konon (terlalu) apatis dan congkak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;Kasihan sekali gedung ini : setiap hari ia hanya dijadikan titik transaksi. janji banyak beredar di sana. kemarahan banyak tumpah disana. kesedihan banyak sekali berawal dari sana. perpecahan banyak terjadi di sana. Cerita &lt;strong&gt;Horor &lt;/strong&gt;banyak terjadi disana. Banyak orang menjadi kaya berawal dari sana tetapi tetap saja gedung itu semakin kelihatan kumuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;..........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;Suatu waktu ada yang berceritera panjang lebar tentang perubahan. dia duduk di sudut ruangan tetapi sejak itu ia tidak lagi nampak hingga kini. atau mungkin ia berbicara seperti itu atas dasar kekecewaan lalu ia memilih diam? lalu bunuh diri ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;[padahal sebenarnya gedung itu cukup romantis. bangkunya saja sudah berkembang bunga. kalau sudah sedemikian ,tidak mesti ada yang merugi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;..........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;kemarin kami merasa sedih. tentang guru kami yang sudah berbesar hati untuk memahami isi fikiran orang lain, tiba-tiba terusik. hari ini belum juga hadir di gedung ini. sudah beberapa hari ini serasa ganjil. tempat duduk beliau masih kosong.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;font-size:85%;"&gt;Kemarin, Jum'at itu kami sudah tertawa bersama-sama di ruangan dokter yang dulunya seperti selalu membawa banyak ketakutan abstrak. Tertawa itu terasa hal yang baru kami temui. tertawa bersama guru-guru, satu meja berhadap-hadapan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;padahal kemarin kami sempat berjauhan lalu berteriak di teras, sampai ada yang dipertemukan dan berdialog dengan cermat. lalu saling menertawai memecah jarak. Semuanya terasa menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;.........&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;ditempat lain ada ''tawa'' lain yang sukar dimaknai. tawa tak berujung . &lt;strong&gt;tawa yang tidak mampu memahami arti sebuah ruang&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;ketidakterdugaan: bahwa setiap kita bisa berubah menjadi lebih baik&lt;/strong&gt;. tawa yang tidak bisa dikatakan lucu sama sekali. tawa yang tidak merekeng isi kepala orang lain.tawa tak berafiliasi. banyak orang tertawa.&lt;/em&gt; ada yang dirugikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Sekali lagi gedung ini menyimpan cerita baru.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;orang-orang lalu lalang, datang kemudian pergi.tidak peduli apakah gedung ini akan runtuh atau tidak . itu lain urusan.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:85%;"&gt;nb: terima kasih kepada abang dan partner sekalian untuk tetap semangat dan tetap memyemangati.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-111392421282660982?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/111392421282660982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=111392421282660982' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111392421282660982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111392421282660982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/04/ruang-ketidakterdugaan.html' title='ruang ketidakterdugaan'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-111038214337413314</id><published>2005-03-09T23:12:00.002-08:00</published><updated>2005-04-10T06:27:59.786-07:00</updated><title type='text'>suatu hari nanti</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;''aku seorang dokter gigi'':&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;engkau akan mengucapkan kata ini, menjadi ahlinya,pengabdi ilmu menuju Allah, mengamalkannya,&lt;br /&gt;suatu hari, seorang akan bertanya:'' mengapa harus menjadi dokter gigi?''&lt;br /&gt;dan mungkin anda akan menjawab;&lt;br /&gt;''karena ini akan mengantarkanku pada kehidupan sesungguhnya, pada masyarakat luas !''&lt;br /&gt;''karena ini akan membuatku memiliki ruh, perasaan, akal, sekaligus materi yang mencukupi untuk hidup,''&lt;br /&gt;''dan membuat tangan jemariku lebih cekatan...''&lt;br /&gt;''karena dengannya aku bisa mengamati manusia lainnya, kondisinya, pola fikirnya,, kebiasannya, sikap dan ekonominya, berikut parasnya dalam jarak sedekat mungkin...''&lt;br /&gt;''aku dapat melihat rongga mulutnya lalu belajar dari kegelapan dan kesuramannya...&lt;br /&gt;dan merasai keteraturan dan tidaknya nafas, ketakutan,,harapan,, dan penyesalan,&lt;br /&gt;''aku dapat melihat orang-orang yang berterima kasih dan tidak''&lt;br /&gt;;aku ingin menolong dan mengobati keluargaku serta orang lain...&lt;br /&gt;dan mendengar keluhan sakit gigi tetanggaku dimalam hari...&lt;br /&gt;''...memenuhi harapan kedua orangtuaku...&lt;br /&gt;...dan memperbanyak amal''&lt;br /&gt;''menghindarkan diri dari kekosongan waktu, pengangguran depan rumahku''&lt;br /&gt;...dan menghargai orang-orang yang bersyukur pada-Nya''&lt;br /&gt;" aku senang melihat senyum bahagia...''&lt;br /&gt;...dan mengambil hikmah dari melelehnya airmata...&lt;br /&gt;''menyaksikan kebersihan, keluguan, daan kesempurnaan ..."&lt;br /&gt;''belajar sabar...&lt;br /&gt;...dan membentuk jiwa''&lt;br /&gt;bergaul dengan ''masyarakat perlu lagi cemas''&lt;br /&gt;''menilik proses alamiah: pembusukan gigi,pengerasan gigi, ...&lt;br /&gt;''gigi yang indah yang suatu hari ia mesti aus oleh zamanya, tanggal, berjalan seperti kehidupan...&lt;br /&gt;'' dan agar bisa memaknai hidup, bersyukur pada Ilahi...&lt;br /&gt;''menyaksikan betapa sakitnya dengan rasa sakit yang terperangkap pada ruang sempit dan berdinding padat, gelap, penuh sesak berisi jaringan, penuh darah, cairan getah bening, jaringan syaraf, semakin lama semakin menjadi-jadi rasa sakit itu...&lt;br /&gt;...seperti sebuah ruangan sempit yang bernama &lt;em&gt;kubur ;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;dindingnya padat, keras, disana gelap,penuh darah,nanah, jaringan yang telah mati dan menjadi bangkai lalu mengeluarkan gas busuk dan tekanan ruang pun meninggi, semakin sesak, berbau dan menyiksa...''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebagai alasan ;&lt;br /&gt;''aku ingin &lt;em&gt;melihat&lt;/em&gt; semua itu...''&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-111038214337413314?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/111038214337413314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=111038214337413314' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111038214337413314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111038214337413314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/03/suatu-hari-nanti.html' title='suatu hari nanti'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-11333441.post-111037637227522413</id><published>2005-03-09T21:41:00.000-08:00</published><updated>2005-03-09T05:52:52.276-08:00</updated><title type='text'>satu tujuan !</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;menjadi semangat bagi  diri sendiri,&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;selalu menyala dan menyala&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;siap membakar  !&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/11333441-111037637227522413?l=dmpfkguh.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/feeds/111037637227522413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=11333441&amp;postID=111037637227522413' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111037637227522413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/11333441/posts/default/111037637227522413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://dmpfkguh.blogspot.com/2005/03/satu-tujuan.html' title='satu tujuan !'/><author><name>terasklinik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11637729464250427884</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
